MENGENAL OPA FC, KOMUNITAS MANTAN PESEPAKBOLA BALI

Date 18 March 2018 | 20:44  

Penulis : Ruddy  

1207 views


© Rudy/Bali Football

OPA FC saat melakukan kegiatan rutin bermain sepakbola di akhir pekan.


Berawal dari pertemuan di salah satu turnamen futsal di bulan Agustus 2017, beberapa mantan pesepakbola profesional asal Bali saat itu memutuskan untuk membuat sebuah komunitas yang bertujuan untuk kembali bernostalgia dan mempererat rasa persaudaraan antar mantan pemain yang sudah tidak aktif bermain lagi. Ialah mantan kiper berpengalaman asal Bali I Putu Dian Ananta yang menjadi kordinator bersama sama beberapa mantan pemain sepakbola asal Bali lain akhirnya membentuk sebuah komunitas bernama OPA FC atau kepanjangan dari Oldiest Player Antusias.

"Awal terbentuknya OPA FC itu saat turnamen futsal di bulan Agustus 2017, tujuan awal kita adalah membentuk sebuah komunitas sebagai ajang nostalgia dan menghilangkan dahaga bermain sepakbola beberapa mantan pemain yang pernah main di PON Palembang 2004, Perseden, dan Persekaba dulu," Ujar Putu Dian Ananta kepada bali-football.com.

Dipilihnya nama OPA FC (Oldiest Player Antusias) merujuk dari usia rata rata pemain yang sudah mulai uzur (Oldiest) tapi masih memiliki semangat untuk bermain sepakbola meski sudah tidak berkecimpung di dunia profesional lagi. Beberapa mantan pesepakbola asal Bali yang ikut bergabung di komunitas ini antara lain mantan kiper senior I Putu Dian Ananta yang pernah memperkuat Persidafon, Perseden Denpasar, ada juga nama Made Astawa yang pernah memperkuat Deltras Sidoarjo, mantan kiper Perseden Johan Charles, Gangga Mudana yang pernah memperkuat Persija Jakarta dan Borneo FC, ada juga pelatih Perseden AA. Bramastra atau yang biasa di panggil Gung Bram yang juga berperan sebagai pemain sekaligus pelatih di OPA FC.

Selain nama nama pemain senior Bali, ada juga beberapa pemain yang masih aktif bermain sebagai pesepakbola dalam beberapa kesempatan ikut bergabung bermain bersama OPA FC untuk menjaga kebugaran disaat kompetisi sedang libur, mereka diantaranya adalah Ngurah Nanak, Gede Sukadana yang bermain untuk Bali United, Made 'Binter' Wirahadi yang bermain untuk PSS Sleman, dan Anta Wijaya, Asep Tri yang bermain untuk Perseden Denpasar. 

"Ya meskipun anggota kita banyak yang sudah berumur tetapi di beberapa kesempatan juga pesepakbola muda Bali yang masih aktif bermain ikut bergabung untuk menjaga kondisi di saat tidak ada pertandingan di klub mereka, intinya kan kita buat komunitas ini untuk mencari kesehatan dan kumpul tertawa bersama." Kata Dian Ananta.

Kegiatan rutin OPA FC adalah bermain sepakbola setiap akhir pekan, biasanya mereka melakukan pertandingan tiga kali dalam satu bulan di beberapa lapangan di Bali selain untuk berolahraga bisa juga sebagai ajang bersilaturahmi dengan klub lain. Sampai saat ini komunitas OPA FC sudah beranggotakan sekitar 40 orang baik dari mantan pesepakbola atau pemain yang masih aktif bermain.